Wilayah hukum Pengadilan Negeri Muara Teweh terdiri dari 2 ( dua ) wilayah Kabupaten yaitu :

 

 

 

1. Kabupaten Barito Utara

 

Kabupaten Barito Utara dengan ibu kota Muara Teweh berdiri pada tanggal 29 Juni 1950 memiliki luas kurang lebih 8.300 Km2, terdiri dari 6 ( enam ) Kecamatan, 93 ( Sembilan puluh tiga ) desa dan 4 ( empat ) Kelurahan, Wilayah Barito Utara meliputi pedalaman daerah aliran Sungai Barito yang terletak pada ketinggian sekitar 200-1.730 m dari permukaan laut. Bagian selatan merupakan dataran rendah dan bagian utara merupakan dataran tinggi dan pegunungan.Potensi terbesar kawasan ini ada pada sektor kehutanan, pertambangan (batubara dan emas), sedangkan untuk sektor perkebunan adalah kelapa sawit dan karet. Sektor kehutanan dan perkebunan karet sudah cukup lama turut menyumbang pemasukan bagi negara sedangkan sektor pertambangan seperti tambang emas juga memberi andil yang cukup besar. Tambang batu bara dan perkebunan kelapa sawit saat ini sudah mulai berproduksi yang nantinya diharapkan dapat memberikan pemasukan yang cukup besar bagi negara dan daerah, Jumlah penduduk Kabupaten Barito Utara sekitar 120.607 jiwa dengan klasifikasi 62.439 laki-laki dan 58.168 perempuan serta jumlah Rumah Tangga sebanyak 30.445 KK (hasil Sensus Penduduk Indonesia 2010).

 

2. Kabupaten Murung Raya

 

Kabupaten Murung Raya dengan ibukotanya Puruk Cahu merupakan pemekaran dari Kabupaten Barito Utara pada tahun 2002 dengan luas wilayah 38.617 km² dan berpenduduk sebanyak 97.029 jiwa (hasil Sensus Penduduk Indonesia 2010). Kabupaten ini terdiri atas 10 kecamatan, 124 desa dan 9 kelurahan, Posisi Kabupaten Murung Raya pada 114 27'00" - 115 49'00" Bujur Timur dan 0 58'30" Lintang Utara - 1 26'00" Lintang Selatan.Sebagian besar wilayahnya terletak pada ketinggian 100-200 m di atas permukaan laut dan sisanya pada ketinggian 400-500 m di atas permukaan laut.Potensi terbesar wilayah ini ada pada sektor kehutanan dan pertambangan. Sektor kehutanan sudah cukup lama turut menyumbang pemasukan bagi negara sedangkan sektor pertambangan seperti tambang emas juga memberi andil yang cukup besar. Tambang batu bara mulai diproduksi yang nantinya diharapkan akan dapat memberikan pemasukan yang cukup besar bagi negara dan daerah.