Pada hari Jum’at, 19 Juli 2019, pukul 14.00 WIB, Bertempat diruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Muara Teweh, dilaksanakan Acara  Sosialisasi Aplikasi Surat Keterangan Elektronik (ERATERANG) dan Meja PTSP+ acara ini dihadiri oleh Ketua, Hakim Panitera, Sekretaris, Pejabat Struktural, Fungsional dan seluruh pegawai  Pengadilan Negeri Muara Teweh Kelas II.
Pada kesempatan tersebut Bapak Ricky Rahman,SH. Selaku Panitera Muda Hukum beliau menjelaskan mengenai Eraterang, yaitu merupakan sebuah aplikasi berbasis website yang fungsinya berguna untuk mengajukan permohonan pembuatan surat keterangan. Kewajiban penerapan Eraterang tertuang dalam SK Dirjen Badilum Mahkamah Agung RI Nomor 44/DJU/SK/HM02.3/2/2019 Tentang Pemberlakuan Aplikasi Pelayanan Terpadu Plus (PTSP+) Dan Surat Keterangan Elektronik (ERATERANG) Di Lingkungan Peradilan Umum, bertujuan meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelayanan peradilan.
 
Adapun aplikasi Eraterang ini ditujukan bagi masyarakat yang ingin membuat surat keterangan. Ada 5 jenis layanan surat keterangan elektronik pada aplikasi eraterang, antara lain :
1. surat keterangan tidak sedang dinyatakan pailit,
2. surat keterangan tidak pernah sebagai terpidana,
3. surat keterangan sedang tidak dicabut hak pilihnya,
4. surat keterangan dipidana karena kealpaan ringan atau alasan politik, dan
5. surat keterangan tidak memiliki tanggungan utang secara perorangan dan/atau             
    secara badan hukum yang menjadi tanggung jawabnya yang merugikan keuangan  
    negara.
 
Dengan diterapkannya Aplikasi Eraterang ini, masyarakat pengguna jasa peradilan tidak perlu datang ke kantor pengadilan, cukup mengisi biodata dan melampirkan hasil scan KTP, SKCK, dan pas foto untuk selanjutnya diproses oleh petugas PTSP pengadilan yang dituju. Agar dapat mengakses layanan ini pengguna cukup mendaftarkan dan memverifikasi emailnya pada alamat https://eraterang.badilum.mahkamahagung.go.id.