Pada hari senin 11 september 2017 setelah apel pagi seluruh pegawai dikumpulkan kembali untuk rapat karena ini merupakan intsruksi dari Ketua Kamar Mahkamah Agung RI dan Ketua Bawas Mahkamah Agung RI melalui Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya pada hari jumat yang lalu setelah acara di Hotel Mercure diperintahkan agar menyampaikan kepada seluruh aparat pengadilan untuk selalu di ingat kita semua harus saling bekerja sama untuk menyambut pengawasan.

Mahkamah Agunh RI khusunya Bawas (Badan Pengawas) telah membentuk yang namanya Mistery Shopper yang terdiri dri orang pilihan yang betugas utk mengawasi yang hanya diketahui oleh Ketua Mahkamah Agung  dan Bawas. Tidak memiliki kapasitas untuk melakukan penyelidikan dan penyadapan jadi di teruskan ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)  dengan komitmen yang kuat dari MA sehingga jika Untuk itu khusunya untk pelayanan apabila ada

  1. Jangan meminta sesuatu atau uang selain biaya resmi. Harus lebih berhati-hati karena kita sudah terima gaji dan tunjangan yang cukup besar.
  2. Apabila ada tamu yag ingin mengurus sesuatu perkara atau pelayanan hukum harus sesuai prosedur nya. Mohon kerjasamanya saling menjaga.
  3. Selain melaksanakan tupoksi kita juga ada batasan dan kewajiban yang harus diperhatikan yaitu kode etik masing-masing jabatan baik itu hakim, panitera dan ASN. Hati-hati terhadap orang yang kita kenal apalagi yang tidak kita kenal. Utk saat ini MA tidak memberikan bantuan hukum kpd aparat pengadilan yang terkena OTT.